Selasa, 30 Juni 2015

RASIONAL  DAN  TUJUAN  PENDIDIKAN  HAM




       Dengan  lunturnya  serta  rendahnya  pandangan  masyarakat  akan  HAM, sering  terjadinya  pelanggaran  akan HAM  tersebut, seperti  seringnya  mahasiswa  maupun  masyarakat  melakukan  demostrasi, sering  terjadinya  aksi-aksi  terror  untuk  melakukan  aksi  penggeboman  pada  daerah  tertentu, dan  juga  luntur nya  sikap  masyarakat  akan  sikap  toleransi, kepedulian  social  dan  juga  solidaritas  sosial.

       Dengan  demikian, dibutuhkan  adanya penyelesaian  masalah  secara  rasional  dapat dilakukan  apabila  tingkat  pendidikan  sudah  tinggi. Masyarakat  yang  terdidik  tersebut  akan  semakin  menyadari  hak-haknya  sebagai  warga negara.


       Serta  adanya  aturan  dari  pemerintah  Indonesia  mengenai  tuntutan  akan  adanya  HAM.  Melalui peraturan perundang-undangan dan lembaga tentang HAM banyak yang sudah dibentuk. UUD 1945 diamandemen dengan memasukkan bagian HAM ke dalam pasal 28 ayat A-J, Ketetapan MPR Nomor XVII tentang HAM, dan UU Nomor 39 tentang Hak Asasi Manusia, kesemuanya menunjukkan bahwa negara sudah memiliki perhatian dan komitmen yang tinggi terhadap persoalan HAM. Komisi Nasional (Komnas) HAM dan  Pengadilan HAM juga dibentuk sebagai respon untuk menangani pelanggaran HAM.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar